Bak Kontrol Mampet

SaluranĀ Pipa Pembuangan Air Kotor Dengan PembuatanĀ Bak Kontrol

Pada proses pembangunan tempat tinggal ataupun bangunan lainnya tahap awal pembangunan dimulai dari proses pengerjaan pondasi dan sloof juga proses pembuatan sistem saluran pembuangan air kotor/plumbing yang presisi dan tepat. Sistem plumbing/penyaluran air kotor ini perlu direncanakan dengan baik, untuk mencegah terjadinya kebocoran pipa saluran air/bak kontrol mampet pada saat rumah sudah selesai dibangun. Sistem plumbing ini terdiri dari sistem air bersih, air kotor buangan kamar mandi dan dapur, serta sistem pembuangan air hujan/talang. Ketiga sistem saluran air ini ditempatkan dibawah lantai dasar, dan kemudian menuju ke bagian atas bangunan (jika bangunan berlantai dua atau lebih), baik diletakkan di luar maupun di dalam dinding.

Bak kontrol mampet lemak dan sampah kotoran

bak kontrol mampet

Bak kontrol mmampet

Seiring berjalannya waktu dan aktifitas sehari-hari sangat memungkinkan terjadinya berbagai permasalahan yang muncul pada sistem saluran pembuangan air/plumbing dalam rumah tinggal, baik yang meliputi sistem air kotor maupun air buangan, antara lain: pembuangan air kotor yang lambat, saluran mampet, saluran air meluap saat hujan turun dengan volume/debit air yang cukup banyak. Tentu ini menjadi kesulitan ketika pada saat masalah-masalah tersebut terjadi, kita harus mengetahui dimana titik utama yang menjadi tempat penyebab masalah pada saluran pembuangan tersebut muncul, terlebih lagi ketika masalah ini muncul pada rumah yang luas dan memiliki saluran yang cukup tertutup rapat.

Gambar disamping contoh bak kontrol mampet

Kehadiran bak kontrol dirasa dapat menjadikan salah satu sarana bagi saluran pembuangan air dalam rumah tinggal untuk mengetahui apakah sistem pembuangan air kotor pada rumah tinggal masih berfungsi dengan semestinya. Pada umumnya, bak kontrol ini memiliki bentuk seperti sebuah bak berukuran 50×50 sentimeter sedalam kurang lebih 50 hingga 60 sentimeter dari muka lantai, dengan menggunakan struktur bata rolaag maupun beton. Bak ini tersebar pada titik-titik sepanjang jalur pembuangan air kotor dengan jarak antar bak kurang lebih setiap 2,5 hingga 4 meter. Bak kontrol dapat berada di bagian dalam maupun diluar rumah. Pada ruang dalam rumah, biasanya bak kontrol mampet berada pada daerah-daerah servis seperti dekat kamar mandi, dapur kotor maupun teras atau halaman rumah. Posisi ketinggian bak juga mengikuti jalur pembuangan air kotor, yaitu menurun menuju arah pembuangan saluran akhir/got diluar rumah.

Pembuatan Bak kontrol Sebelum Pengurukan Tanah Dengan Me-level Kemiringan Lantai Rumah

Sistem penampungan yang digunakan pada bak-bak kontrol ini secara umum adalah dengan menampung air yang dibuang pada saluran pembuangan air kotor sebelum dibuang melalui pipa yang lebih rendah untuk menuju saluran pembuangan akhir/got saluran lingkungan. Tujuan dari ditampungnya air pada bak-bak kontrol ini adalah untuk meratakan distribusi pembuangan air, baik ke saluran pembuangan lingkungan maupun ke dalam tanah, sehingga pada saat yang sama, volume/debit air yang dibuang pada saluran pembuangan dapat terkontrol dan mencegah terjadinya penumpukan/luapan air pada suatu area tertentu dalam saluran.